JARUM YANG BERPUTAR


  Saat Itu

       Ketika aku telah melupakan semua yang pernah terjadi antara kita, dan semua telah terkubur dalam - dalam aku di sini tak lagi memikirkan mu, namun semua itu muncul tanpa aku rencanakan ketika saat aku bertemu kembali dengan mu kemarin, awalnya aku tak menyangka bahwa itu kamu namun entah kenapa aku terpanah dengan mata itu seakan aku mengenalnya, (dalam hati aku bertanya"siapakah dia?") aku mencoba mengingat kembali hingga aku mengingat bahwa mata itu adalah mata yang pernah tertuju untukku kala kau bersamaku waktu itu, mata yang hanya menginginkanku untuk selalu menemanimu, dan kini muncul kembali seakan mengulang semua cerita yang pernah terukir, bertemu dan melihat hanya sekilas namun aku tetap mengingat siapa kamu, dan kamu pun menatapku sama, bertemu dan tak saling sapa itu membuatku merasa hampa dan hambar, padahal dulu kita sangat akrab dan saling menyayangi satu sama lain, tapi kini kita saling mengabaikan, aku sungguh menyesalkan pertemuan kita kemarin "mungkin kamu berpikir aku sombong dan sudah melupakan kamu siapa tapi padahal aku tak pernah melupakan mu sedikitpun, aku hanya diam karena aku masih mengingat dan ragu apa benar itu kamu" " kenapa dari sekian orang yang pernah bersamaku kenapa harus kamu yang aku temui, dan kenapa harus kamu" , berawal dari semua ini aku terus mengenang bagai mana kita dahulu. Namun seiring berjalannya waktu mungkin sudah banyak yang berlalulalang di hatimu, begitupun aku, di sini aku berharap kamu masih mengingat semua kenangan kita, walau mungkin ada kenangan pahit yang tak bisa aku dan kamu lupakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sendiri bukanlah kesalaan yang fatal

MASIH TERSIMPAN