JAUH
Hai apa kabar... ?
Lama mungkin kita tak pernah bertemu .....
Kala itu kau adalah seorang kekasihku yang selalu mengisi hari-hari ku yang kelam yang mampu mengubah hidupku menjadi lebih cerah. Kala itu kau adalah sebuah alasan mengapa aku selalu bersemangat dalam melakukan segalahal, kau menjadi sebuah alasan besar mangapa aku kuat dan tangguh dalam menjalani hari-hari ku yang terbilang sulit, kau adalah orang yang selalu aku doakan hingga detik ini. Setelah kau menghilang dan sirnah dalam hidupku dan kau telah menghilang bak ditelan bumi, setelah semua usai, lalu dengan mudah kau meninggalkan semua kenangan hingga aku tak mampu bangkit, dan tak menemukan alasan terkuat ku untuk melanjutkan semua ini. Serasa tanpamu mungkin aku lebih memilih untuk menghilang dalam hidupku.
Namun sisi lain aku sadar tak seharunya aku seperti ini, tak seharusnya aku lebih bijak dalam menjalani semua ini meski tanpamu, seharusnya aku lebih bisa mengendalikan hidupku yang mungkin tanpamu aku tak kan bisa apa-apa.
Berjalan dengan sendiri dnegan membawa berbagai luka, dan kenangan indah yang telah kau ukir, membuatku hampir depresi, dan hilang kendali, berjalan dalam hidup yang mungkin seharusnya mendapat dukungan penuh oleh mu, namun pada akhirnya aku lah yang merasa hancur, berjalan dan berharap kau kembali. mungkin hanya halusinasi, hmm kini aku sendiri tanpamu dan aku berdoa semoga kau bahagia dengan pilihan mu.
Dalam hidup mungkin butuh beberapa tahap dan proses, kali ini aku sedang berproses untuk melupakan mu, tanpa harus mengingat luka yang pernah ada.
_tan_
Komentar